Menelusuri Tiap Sudut Kota Semarang

30 Nov 2011

Tak menyegarkan jika blog saya hanya penuh dengan kata-kata yang terlontar karena kegalauan hati. Setelah berjalan-jalan di blog ACIdetikcom, terpikir juga untuk mempublish artikel-artikel yang saya buat disini. Udah janji juga sih waktu itu, hehe. Oke, pertama tentang Semarang. Saya mengeksplor daerah kelahiran saya ini selama tiga hari. Biar ga pusing baca tulisan mending kita tengok-tengok fotonya saja dulu.

Photobucket
Subhanallah, Masjid Agung Jawa Tengah di malam hari
*Buat ngambil gambar ini sampe berantem sama yang jaga tower
Photobucket
Masjid Kauman, Masjid Tertua di Semarang
Photobucket
Kantor Pusat Pos Indonesia Semarang
Photobucket
Suasana Magrib di salah satu Masjid di sekitaran Stasiun Tawang
Photobucket
Danau depan Stasiun Tawang
Photobucket
Klenteng Terbesar di daerah Pecinan Semarang
Photobucket
Greja Bledug di senja hari
Photobucket
Tampak depan Gereja Bledug
Photobucket
Suasana pagi hari di pasar baru daerah pecinan
Photobucket
Sam Poo Kong
Photobucket
Matahari terbenam di Pantai Marina

Malam terakhir di Semarang pun kami habiskan di Kampung Laut, menikmati bandeng kropok dan hasil laut lainnya..
Photobucket
Viewnya bikin makin sedap kulinernya 


Banyak sekali kegiatan yang kami lakukan selama di Semarang. Hari pertama, kami awali petualangan kami dengan mengunjungi Masjid Kauman di depan alun-alun lama. Setelah itu kami menjelajahi pusat kota di Tugu Muda dengan mempelajari sejarah Lawang Sewu. Tak lupa serta menyantap kuliner Semarang yaitu Soto Kudus Mbak Lin dan Nasi Goreng Babat Pak Karmin.
Hari kedua kami mendatangi kawasan Pecinan dengan memasuki Pasar Gang Baru di pagi hari. Dengan menggunakan becak kami mengelilingi kawasan pecinan. Di siang yang terik, kami mampir ke gang lombok untuk menyantap kuliner lunpia dan es gang lombok. Saat senja kami memutari sudut kota lama, dan petualangan hari itu ditutup dengan berburu pemandangan malam kota Semarang dari lantai 19 menara Masjid Agung Jateng.
Hari ketiga kami melakukan wisata sejarah dengan mengunjungi beberapa museum antara lain Museum Jamu Jago di Banyumanik dan Museum Ronggo Warsito. Kami pun melakukan wisata budaya dengan berkunjung ke Sam Poo Kong. Saat hari mulai gelap, kami mengejar matahari tenggelam di Pantai Marina. Malamnya, kami pun mengakhiri petualangan kami di Semarang dengan menyantap kuliner bandeng kropok dan hidangan haut di Kampung laut.
Masih banyak lagi tempat-tempat lain yang wajib dikunjungi jika kamu ke Semarang. Petualangan kami diatas adalah bentuk rasa cinta kami pada Indonesia, menjelajahi kota Semarang untuk membuatmu bergerak dari tempat nyamanmu. Berpetualang dan rasakan unik dan indahnya tiap sudut kota Semarang!
Sumber: : http://aci.detik.travel/readfoto/2011/10/06/035225/1737857/1275/1/menelusuri-tiap-sudut-kota-semarang

5 komentar

  1. Ah, Semarang.... sampai sekarang cuma jadi kota persinggahan yang belum pernah aku eksplore sama sekali

    BalasHapus
  2. ayo om kapan ke semarang, saya siap jadi guide. nanti gantian om kalo saya ke NTT yak hehe

    BalasHapus
  3. Salam kenal, wow saya Desember nanti berkesempatan jalan jalan ke daerah semarang. Harus di bookmark artikel ini. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga febby.. semarang panas banget lho, jangan lupa bawa payung sama kipas :D

      Hapus
  4. Kabar bagus nih untuk pemilik usaha kuliner di semarang, kini ada take away box bernama Greenpack yang dapat menunjang kebutuhan usaha kuliner anda. Greenpack terbuat dari bahan foodgrade yang berarti aman untuk makanan. Selain itu Greenpack sesuai namanya dibuat dengan tujuan agar dapat didaur ulang sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Selengkapnya coba cek di sini http://www.greenpack.co.id/

    BalasHapus