Candi Muaro Jambi, Candi Hindu-Budha Terluas Di Indonesia

11 Jun 2016

Candi Tinggi, salah satu candi di kompleks Candi Muaro Jambi
Sumber: http://destinasian.co.id/ Foto oleh Muhammad Fadil

Meski saya suka mengunjungi situs bersejarah, tapi saya sendiri bukanlah pecinta sejarah. Mungkin karena dulu pas sekolah nilai pelajaran sejarah saya selalu bikin remedial. Hehe.. Maka nya jarang sekali saya menulis tentang sejarah. Tapi mencoba menulis tentang sejarah menjadi sebuah tantangan. Harus mencari berbagai sumber dan mencoba menyatukannya menjadi sebuah tulisan yang mampu menyampaikan informasi. Kali ini adalah tentang Candi Muaro Jambi, Candi Hindu Budha terluas yang ada di Indonesia.

Kamu pasti tahu kan kalau Candi Borobudur ataupun Candi Prambanan telah masuk ke dalam UNESCO sebagai tempat bersejarah dan situs yang diwariskan Dunia. Candi Borobudur ada di Magelang dan Candi Prambanan terletak di Yogyakarta. Nah, Jambi juga memiliki sebuah candi yang telah didaftarkan kepada UNESCO sebagai warisan dunia pada tahun 2009. Candi ini ada di Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muara Jambi, Jambi, Indonesia. Candi Muaro Jambi memiliki luas sebesar 12 kilometer persegi, mempunyai panjang 7 kilometer persegi dan luas sebesar 250 hektar. Karenanya Candi Muaro Jambi ini merupakan sebuah candi Hindu-Budha terluas di Indonesia, atau terbesar Se-Asia Tenggara.


Candi Gumpung
Sumber: http://destinasian.co.id/ Foto oleh 
Muhammad Fadil
Pada tahun 1824, S.C Crooke melaporkan pertama kalinya penemuan candi ini saat sedang mengerjakan pemetaan wilayah aliran sungai untuk menjalankan agresi militer di wilayah pedalaman Jambi. Kemudian, R.Soekmono, menggerakan rakyat Indonesia untuk membantunya melakukan pemugaran terhadap candi tersebut. Aksinya ini di lakukan pada tahun 1975. Situs candi ini mempunyai 61 buah candi yang masih terbentuk layaknya gundukan tanah atau menapo dan belum di teliti lebih lanjut oleh pihak arkeolog. Para arkeolog telah menemukan 110 candi lainnya di lokasi ini dan telah di pugar. Beberapa nama candi ini antara lain Candi Kotomahligai, Kedaton, Gedong Satu, Gedong Dua, Gumpung, Tinggi, Telago Rajo, Kembar Batu, dan Candi Astano. Selain candi terdapat sebuah gundukan tanah bernama Bukit Sengalo atau Candi Bukit Perak. Kamu juga dapat menemukan parit dan sebuah kanal kuno didalamnya, juga kolam tempat penampungan air. 

Tiket masuk kedalam candi ini tidak menguras kantong kok. Hanya Rp 8.000/motor. Tips untuk kamu, jika kamu datang ke candi ini pada pukul 8 pagi. Masuk candi ini gratis karena petugas loket, buka pada jam 9. Di dalam candi kamu akan di sambut oleh warga yang tengah menyiapkan sepedah nya untuk kamu. Kamu dapat menyewa sepedah milik warga tersebut untuk mengelilingi lokasi candi yang sangat luas ini dengan harga Rp 10.000/jam. Atau untuk jenis sepedah tandem di kenakan biaya Rp 20.000/jamnya. 

Candi Tinggi saat sedang ramai pengunjung
Sumber http://www.inddit.com/
Perjalanan menuju lokasi ini memakan waktu sekitar 40 menit dari pusat kota. Kamu bisa menyewa mobil hingga ke lokasi, tarif yang di patok kira-kira Rp 450.000. Tetapi, bagi yang ingin berhemat, bisa menyewa jasa ojek hingga ke lokasi Rp 20.000. Kamu bisa menghubungi salah satu agen traveling seperti traveloka misalnya untuk kenyamanan kamu selama berlibur ke tempat ini. Biasanya ada penunjuk jalan di Traveloka.com sebagai pedoman sebelum memilih untuk menginap di hotel. Tidak perlu khawatir karena penginapan dan hotel setingkat melati III hingga berbintang ada di Jambi ini.  Alternatif lainnya bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman baru kamu bisa mengunjungi lokasi dengan menggunakan speed boat atau ketek untuk menyusuri Sungai Batanghari. Kamu bisa menyewa ketek atau speed boat di Pasar Angso Duo. 

Jadi siapkan barang bawaan kamu dan siap-siap untuk berlibur! 


2 komentar

  1. Gaya romantisnya gak kelihatan di tulisan ini. Emang sulit mungkin ya nulis romantis di tempat-tempat begini. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo romantis2an di lokasi bersejarah gini bisa ditangkep satpol PP bay hahaha
      anyway ini tempat sebetulnya mistis, udah beberapa artikel yang bahas kok. sereem!

      Hapus