Mudahnya Menanam dan Merawat Tanaman Sirih Gading

7 Okt 2020


Tanaman Sirih Gading adalah tanaman pertama yang aku punya. Motek dari rumah Mama terus tunclep aja langsung ke pot. Tumbuhnya pun cepat dan perawatannya tidak manja, cukup disiram-siram saja tiap pagi. Tapi tahu nggak sih kalau Sirih Gading punya beberapa nama? Kalau mama ku bilang namanya Sirih Belanda. Nah, nama latinnya sendiri adalah Epipremnum Aureum atau E. Aureum. Biasanya kebanyakan menyebutnya Pothos. 

Epipremnum Aureum masuk dalam famili Araceae. Ternyata jenis Epipremnum ini ada banyak, dari yang harganya murah meriah satu pot 15 ribu rupiah sampai ada yang satu daunnya saja dihargai 90 ribu rupiah. Koleksi yang saya punya tentu saja yang gratisan. Hehe, karena mudah sekali mecahnya. 

Cara memperbanyak Pothos

Sangat mudah. Tinggal stek di bagian batang, sebaiknya pada bagian yang menyisakan akar udara. Pothos atau Sirih-sirihan ini dapat ditanam di berbagai media tanam seperti air (water propagation), hydrogel, lumut, atau di tanah. Jadi si Sirih Gading ini tangguh, mau ditanam di mana saja pasti hidup. Saya pernah memangkas Sirih Hijau yang tumbuhnya merajalela di teras depan. Karena nggak tega mau buang akhirnya saya letakkan saja di ember yang berisi air. Ternyata tumbuh semua. Cara merawatnya pun mudah, tinggal siram saja sehari sekali. 

E. Aureum / Devil's Ivy / Sirih Gading / Sirih Belanda


Ini dia Sirih Gading yang gampangan. Bersamaan dengan Sirih Hijau, tanaman ini menyebar di segala penjuru rumah. Di halaman depan yang seuprit, garasi, kamar mandi, dinding-dinding teras belakang, di kebun belakang yang menempel di batang kayu, tumbuh di mana saja sesuka hati ku menunclepnya di tanah.


E. Aureum / Epipremnum Jessenia / Jade Pothos / Sirih Hijau


Selain Sirih Gading yang saya ambil dari rumah Mama, saya juga sekalian memotek yang warna hijau tua polos. Mama udah punya tanaman ini sejak saya masih kecil, tumbuh merambat di teras. Semakin banyak terpapar cahaya matahari maka warna hijaunya jadi agak kekuningan, sedangkan yang minim cahaya hijaunya pekat. 


E. Aureum Marble Queen / Golden Pothos / Sirih Putih


Sirih putih dan Sirih Koin saya potek dari Diny, sekitar 3-4 daun dan sekarang sudah bisa saya bagikan ke teman-teman penyuka tanaman yang lain. Bedanya dengan dua Sirih sebelumnya, yang ini agak sulit saya tanam merambat ke dinding. 

E. Aureum Varigata / Sirih Enjoy / Sirih Koin


Biarpun title nya ada embel-embel varigata, Sirih Koin ini harganya masih normal, tidak seperti tanaman lain yang melunjak karena varietas langka. Dibanding Pothos lain, Sirih Koin ini pertumbuhannya cukup lambat. Karena gemes akhirnya saya propagasi semua dengan air eh daun baru yang nongol malah kecil-kecil semua. Jadi sampai saat ini belum pernah saya pecah apalagi buat dibagi-bagi. Saya hampir kehilangan tanaman ini. Hamdalah setelah saya coba tanam di pot lagi selama dua bulan, mayan rimbun tapi belum sampai keluar pot. 

Dua bulan pemulihan
(Kiri: 5 September. Kanan: 7 Oktober)

Hanya empat jenis itu saja yang ada di kebun ku. Ada lagi jenis lain namanya Sirih Lemon atau Sirih Neon. Pernah lihat di tempat Bang Boy, cuma mikirnya waktu itu ngeliatnya kok kayak layu nggak seger kalau warna nya kuning. Tapi lama-lama jadi kepengen ngoleksi setelah ngobrol sama Diny. Gemes juga warnanya kayak lampu neon gitu. 

My next wishlist.
Kiri: Sirih Lemon, photo by House of Kojo. Kanan: Sirih Brazil, photo by Pistils Nursery.

Ada lagi yang lebih cute, namanya Sirih Brazil. Setelah saya cari infonya ternyata Sirih Brazil bukan jenis Pothos tapi jenis Philodendron yang merambat. Sepintas memang mirip dengan Pothos, tapi ternyata berbeda meskipun berasal dari famili yang sama yaitu Araceae. Setelah baca-baca di sini saya merangkum perbedaan Pothos dan Philodendron, yang paling terlihat adalah bentuk daunnya. Philodendron lebih berbentuk ke hati dan tidak bertekstur, sedangkan Pothos agak memanjang dan daunnya lebih bertekstur. Di tiap helai daun Pothos hanya menjulur satu akar saja yang pendek dan cukup kuat, sedangkan Philodendron akarnya bisa banyak namun mudah patah. Warna batang dan daun Pothos biasanya sama, sedangkan pada Philodendron warna batang sedikit berbeda dari daunnya yaitu jingga kecoklatan.

Dari yang saya amati, di banding Philodendron pertumbuhan Pothos lebih cepat. Cepat sekali rimbun apalagi kalau sering distek. Jadi buat pemula, Pothos atau Sirih-sirihan ini sangat cocok untuk dicoba. Perawatannya tidak manja dan harganya pun murah. 

Tidak ada komentar

Posting Komentar