Twitter Card & Facebook Open Graphs

By Niken Andriani - Aug 25, 2017


Senang banget kalau udah ngutak-ngatik tampilan blog. Memoles cantik biar sedap dipandang mata. Padahal mah cuma diper-simple aja dengan ganti template dan main sedikit warna. Tujuannya biar pas ngeblog jadi lebih bersemangat. Jadi mood booster. Tapi sayangnya ganti template gratisan ini suka banyak minus nya, masih bertebaran bug yang kadang ngeselin buat dibenerinnya. Salah satunya padalah Twitter card dan Facebook Open Graph yang sering kita gunakan untuk sharing link. Kalau hanya ganti-ganti warna, jenis hurus, padding size, dan pengaturan lainnya yang tidak ada di bagian Customize sih kita tinggal klik kanan > inspect page, terus mainin deh css nya (*too much leisure time).

Hafelekar and The Austrian Alps

By Niken Andriani - Aug 22, 2017


Pelancongan kami di Innsbruck tidak masuk dalam daftar itinerary, jadi saat baru tiba kami benar-benar blank tak tentu arah. Bekal nya hanya dari "pernah baca" postingan salah satu anggota grup Backpacker Dunia, lalu saya mencoba mengontaknya lewat pesan di facebook saat dalam perjalanan dari Munich. Karena tidak ada jawaban, yaudah deh kita pasrah saja besok mau gimana. 

DIY: Wall Planter

By Niken Andriani - Aug 21, 2017


Saya baru saja mengadopsi berbagai macam jenis tanaman manja dari Diny, seorang pecinta hutan sejati yang ku kenal. Berhubung doi sekarang udah terbang ke Arizona, maka berbagai tanaman hias koleksinya terpaksa harus dijual agar terus terawat. Dan sisanya beberapa tanaman favoritnya jatuh ke rumahku. Katanya ini bukan titipan, tapi hadiah agar saya bisa mengadopsi dan merawatnya, dan jikalau sudah beranak pinak kan bisa dibagi-bagi lagi. Hehe.

The art of getting lost in Venice

By Niken Andriani - Aug 17, 2017


Nyasar di kota ini adalah hal yang wajar. Bahkan pakai GPS pun menurut saya ngga akan ngebantu. Mau nanya orang juga susah karena petunjuk jalannya ngga akan membuat kita mengerti. Muter-muter di kota ini selama tiga hari udah cukup membuat ketek kita basah dan kaki bengkak-bengkak. Memang, nyasar adalah salah satu seni dalam traveling, tapi yang satu ini sepertinya ngga bikin kita mau balik lagi ke kota yang katanya bentar lagi akan tenggelam ini, karena faktor tempatnya yang terlalu crowded. Tapi secara keseluruhan, Venice the romatic city of water, kota ini cukup asik buat dijelajahi terutama bagi para pecinta kota dan bangunan tua.