Pelesiran Sesaat ke Telaga Saat Puncak

By Niken Andriani - Apr 8, 2021


Seminggu lalu saya menyuruh Bre mengambil cuti satu hari kerja di minggu pertama April. Kami berencana pelesiran ke luar kota yang tidak jauh dari Jakarta. Nggak ada tujuan khusus sih, yang penting keluar rumah. Pernah terpikir untuk ke Sukabumi, piknik lucu di depan danau Situ Gunung. Tapi saya sudah tiga kali ke sana. 

Berburu Pot Tanah Liat di Depok

By Niken Andriani - Apr 5, 2021


Saya menyelesaikan proyek raised bed kedua bulan lalu, yang sebetulnya gagal karena beberapa benih yang saya tanam habis dimakan bekicot. Seperti cabai rawit, timun, selada, seledri dan sawi hijau.Padahal sih untuk mengatasi hama bekicot ini tinggal tebar moluskisida atau ampas kopi di sekitaran raised bed. Tapi karena malas dan sebal jadi belum terlaksana. Untuk mengobati kegagalan ini saya membeli pot tanah liat untuk repotting tanaman yang masih menggunakan pot plastik. Jadi akhir pekan panjang awal April ini saya berburu pot tanah liat atau terracotta murah yang tidak jauh dari rumah saya di Jakarta Selatan. 

Rute Perjalanan Keliling Eropa

By Niken Andriani - Mar 25, 2021


Menyusun itinerary adalah hal yang paling mendebarkan sebelum perjalanan, setidaknya bagi saya. Sama rasanya saat berburu tiket promo, menyusun rencana perjalanan juga. Namun sedetil apapun rencana yang kita buat, pasti akan ada banyak perubahan. Kalau tidak banyak berubah berarti Anda ikut agen perjalanan yang semua destinasi nya sudah jelas di awal. Di sini saya akan beberkan rute perjalanan keliling Eropa tahun 2016 lalu. Buat siapa sih? Tentunya untuk saya baca sendiri karena saya pelupa. 

Pengalaman Berkuda di Savana Bromo

By Niken Andriani - Mar 19, 2021


Menjelajah Sumba, sebuah pulau di timur Indonesia adalah impian saya sejak 9 tahun silam. Bisa berkuda di Sumba, rasanya mimpi banget. Ya memang masih mimpi sampai sekarang. Hehe. Tapi kali ini saya mendapat kesempatan naik kuda, untuk pertama kalinya. 

Setelah menghabiskan pagi di Seruni Point —menikmati Bromo dari ketinggian, kami berencana kembali ke Kota Malang melalui jalur Tumpang. Dari penginapan kami langsung menuju Gerbang Masuk Cemoro Lawang Bromo, di sini kita baru memperlihatkan lembar konfirmasi tiket yang sudah kita beli online beberapa hari sebelumnya, serta Surat Keterangan Sehat dari puskesmas. Dari gerbang ini sampai ke padang pasir Bromo ternyata sangat dekat. Ini sih kalau mau ke Bromo tinggal jalan kaki daripenginapan juga bisa sebenarnya. 

Memanfaatkan Jasa Inspeksi Saat Memilih Mobil Bekas

By Niken Andriani - Mar 18, 2021

Belum ada keinginan untuk punya kendaraan roda empat karena sekarang sudah banyak jasa transportasi online. Butuh mobil tinggal klik-klik saja di gawai. Tapi semenjak wabah Covid-19 menyerang, kami mau tidak mau butuh kendaraan pribadi agar tidak insecure saat bepergian. Karena dana yang belum cukup dan tidak mau mengambil cicilan, akhirnya kami putuskan untuk membeli mobil bekas dengan cara cash. Berikut pertimbangan kami membeli mobil bekas:

  1. Untuk menjangkau mobil baru sekarang berarti kami harus mengambil kredit. Tapi cicilan di leasing kan riba. Kami sedang belajar untuk menghindari itu.
  2. Perhitungan kredit mobil baru sudah jelas merugikan. Meskipun dengan dalih harga kredit lebih murah dari pada harga cash, setelah dihitung total tetap saja harga kredit jauh lebih mahal.
  3. Mobil bekas jika dijual lagi tidak akan mengalami kerugian yang signifikan. Tapi lebih ke penggunaan saja.
  4. Sudah banyak jasa inspeksi mobil yang bisa meyakinkan kami untuk memutuskan membeli mobil bekas tahun lama.
Awal nya sempat trauma dengan barang bekas karena dulu Bapak saya pernah membeli mobil bekas yang menyusahkan. Sejak itu saya bertekad tidak akan mau membeli barang bekas sampai saya membeli kamera bekas tahun 2014 silam. Dari situ saya belajar, beli barang bekas justru menguntungkan asal kita paham, apalagi jika berencana mau dijual lagi.

Untuk mobil, kami sempat ragu karena tidak mengerti sama sekali tentang mobil. Kami juga tidak punya kenalan atau saudara yang bekerja di bidang otomotif. Tapi semenjak ada jasa inspeksi mobil, kami jadi mantap untuk membeli mobil bekas. Sebelum memutuskan mobil yang diincar, tentu saja Bre bolak-balik menonton review mobil di kanal Youtube. Beberapa nama Youtuber otomotif seperti Mas Wahid dan Ridwan Hanif sering muncul. Setelah yakin dengan merk, tipe dan tahun mobil yang diincar baru kami mencari ke diler. 

Kata om saya yang pernah membeli mobil bekas, lebih baik mencari mobil bekas di diler resmi mobil. Di Jakarta ada Mobil88, Bendi21, Toyota Trust dsb. Namun setelah berkeliling di internet dan datang langsung ke diler tersebut, mobil yang kami incar dan sesuai budget sangat sulit dicari. Akhirnya kami menggunakan OLX Indonesia yang merupakan platform jual beli otomatif dan properti terbesar di Indonesia. Cukup banyak pilihan mobil yang kami incar, tapi tentu saja kita tidak bisa bertransaksi melalui platform ini. Di OLX kita hanya berkomunikasi dengan penjual melalui chat. Untuk transaksi jual beli dilakukan di luar aplikasi.

Setelah berminggu-minggu berkomunikasi dengan beberapa penjual, kami memperoleh 2 pilihan mobil bekas dengan merk, tipe dan tahun yang sama. Hanya berbeda warnanya saja. Lalu Bre janjian dengan penjual untuk melihat ke lokasi. Dua mobil tersebut dimiliki oleh penjual yang berbeda, yang pertama diler resmi OLX Autos dan yang kedua diler independen yang dimiliki oleh orang pribadi.

Setelah melihat kedua mobil tersebut baru kita memesan jasa inspeksi mobil. Kami menggunakan Otospector karena sudah banyak review nya. Jasa ini tidak bisa langsung digunakan tapi harus menunggu antrian dan jadwal yang diatur oleh Otospector. Berikut cara memesan jasa inspeksi di Otospector:

1. Isi form di laman https://otospector.co.id/