Dari Singapura Ke Melaka

November 05, 2015

Kalau ditanya, ke Malaysia enaknya kemana ya? Saya pasti jawab Melaka! 


Bukan berarti saya udah kemana-mana di negara tetangga kita itu, jujur aja baru dua kota yang sudah saya singgahi, hehehe.. Melaka dan Penang. Jadi saya jawab berdasarkan pengalaman pribadi tanpa pembanding yang berarti. Yes! Kota pertama yang saya kunjungi di negara tetangga kita ini adalah kota tua bersejarah yang cantik bekas jajahan Portugis, bukan Inggris ya guys. Menjelajahi Melaka ini sebenarnya ide spontan habis dapet bisikan maut dari Si gadis timur. Tiket promo pulang pergi Jakarta-Singapura, membawa saya dan  ke empat teman perjalanan saya sampai ke Melaka. Habis mau gimana lagi, di Singapura lagi ada Singapore Grand Prix yang mana beberapa jalan ditutup karena jadi lintasan balap. Jadilah di hari ketiga kami di Singapura kami putuskan untuk menjelajah Melaka selama dua hari semalam.

Cara menuju ke Melaka sangatlah mudah. Sebelum berangkat kami browsing dulu di Bus Online Ticket untuk nyari tiket yang paling murah. Untuk pembeliannya kami ngga booking lewat internet sih, tapi pas sampe di Singapura kami langsung booking ke booth nya Five Star Bus di Golden Mile Complex, Singapore. Harganya waktu itu SGD 25 untuk satu kali perjalanan dengan rute Golden Mile Complex - Malacca Sentral. Untuk bus lainnya bisa di cek di sini

Kami melakukan perjalanan dari Singapura menuju Melaka sekitar jam 11 malam. Setelah lelah dari main seharian di Universal Studio Singapore, kami mengambil backpack yang kami titip di hostel dan langsung menuju Golden Mile Complex. Perjalanan yang menghabiskan waktu sekitar 3,5 jam ini membuat kami terlantar di terminal bus Malaka Sentral. Jadilah kami tidur semalaman di terminal. Ngga jauh beda sama di Indonesia, tapi kayaknya lebih ngerasa aman di sini. Pagi nya, kami langsung menumpang bus lokal yang kalo di sini mirip sama Transjakarta, menggunakan sistem bayar tunai. Gunakan uang receh karena supir tidak menerima kembalian, uang yang kita bayar langsung dimasukan ke dalam box di samping supir, dan kita mendapat tiket. Tujuannya adalah bus stop yang paling dekat Little India Malacca (karena ini trip tahun 2012, jadi lupa beneran waktu itu turunnya di mana).

Bus lokal, kalau mau stop jangan lupa pencet bel yang ada di tiang penyangga ya!

Dari halte bus, kami masih harus jalan kaki untuk menuju Gereja St Francis Xavier,
Bangunan tua yang paling pertama terlihat di komplek sejarah Melaka

Untuk perjalanan kembali dari Malaka ke Singapura, kami memesan tiket bus langsung di booth yang banyak berjejer di terminal bus Malaka Sentral. Untuk biaya tiketnya, membuat kami kaget. Nominalnya sama dengan harga tiket dari Singapura ke Melaka, yang membedakan adalah jenis mata uangnya. Kalo berangkat kami merogoh kantong SGD 25, untuk baliknya kami hanya merogoh RM 25! Tinggal dikali aja dengan nilai mata uang masing-masing, pastinya dari Malaysia ke Singapura jadi lebih murah. 

Dari ngobrol-ngobrol dengan turis lain saat di bus, saya mendapati bahwa untuk melakukan perjalanan darat dari Singapura ke Malaysia ada triknya. Caranya:

- Naiklah MRT dengan tujuan MRT Kranji (warna merah)
- Dari stasiun, keluar dan cari Causeway Bus menuju Johor, lalu berhentilah di Terminal Larkin
- Di terminal Larkin, banyak berjejer bus dengan tujuan kota-kota di Malaysia. Silahkan pilih mau kemana, dan bayar dengan harga ringgit! 

Menjelajahi Melaka menurut saya dua hari cukup sih. Tapi kalau mau lebih santai dan menikmati romannya sungai Melaka, bolehlah tiga sampai empat hari. Toh, penginapan di Melaka terbilang murah dengan fasilitas yang lumayan oke.






Bagaimana kisah petualangan kami di Melaka? PR banget emang kalau mau nginget-nginget perjalanan yang udah dua tahun lewat, dan nyesel banget kenapa ngga langsung ditulis. Mungkin menunggu jika nanti saya dan dia mampir kesana lagi.

Karena ada janji yang belum ditepati.

You Might Also Like

6 comments

  1. next time jika ke Malaysia silalah berkunjung ke pantai timur..pulau-pulau di sana, sungguh indah..bagus untuk di explore :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih suggestion nya
      tentu saja, masih banyak banget spot2 di malaysia yang belum terjamah. saya suka malaka karena memang baru malaka dan penang yang saya kunjungi hehe

      Delete
  2. Kok aku gak pengen ke tempat2 kayak gini ya sampai saat ini... apalagi macam Singapura haduh gak kepengen banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha kalo aku sih kemana aja yg penting sama kamyuuu.. coba pergi ke dunia luar om, biar tau betapa indahnya Indonesia, betapa bersyukurnya jadi orang Indonesia, betapa mudahnya nemu sambel terasi wkwkwkwk

      Delete
  3. wah pasti jalan" yg menyenangkan mbak hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. pastinya, mau susah-susah atau senang di jalan tetep menyenangkan! :)
      wherever you go, be happy, to create a story for tomorrow!

      Delete