Semenjak sering pulang kampung ke rumah mertua, mampir ke Bromo sudah menjadi ritual saya dan Bre tiap kali ke Malang. Jarak tempuh yang tidak sampai dua jam dan kondisi jalan yang cukup baik membuat kami tidak pernah bosan mengunjungi tempat ini. Tahun ini kami mengunjungi Bromo tiga kali! Pertama di bulan Januari kami menginap semalam di Dusun Cemoro Lawang. Lalu di awal bulan Juli kami berdua melakukan perjalanan singkat ke Cemoro Lawang untuk pertama kalinya bersama Pikachu. Dan yang ketiga bersama dengan keluarga Bre kami jalan-jalan ke view point di pintu masuk Bromo jalur Tumpang.
Tulisan ini ditulis oleh Bre, suami dan teman perjalanan saya ke Eropa selama 50 hari.
—
Juventus, siapa yang tidak tahu klub bola paling legendaris di Italia ini. Saya sendiri sudah jadi Juventini, penggemar klub Juventus, sejak mengenal sepak bola kira-kira kelas 2 SD. Alasan saya menyukai klub ini, mungkin karena pada saat itu Liga Italia sedang ramai-ramainya ditayangkan di televisi dan Juve adalah klub yang paling banyak menjuarai liga ini. Jika saat itu Liga Inggris yang ditayangkan, mungkin saya jadi Cityzens, penggemar klub Manchester City.
Sebetulnya saya masih punya PR menulis cerita pengalaman camping di Pasir Reungit untuk melanjutkan cerita perjalanan ke Kawah Ratu sekitar empat bulan silam. Tapi mumpung masih hangat, kali ini saya ingin langsung menulis pengalaman camping lusa lalu ke Ranca Upas, bumi perkemahan di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung. Rencana berkemah ini sudah saya cetuskan sebulan yang lalu, setelah menahan diri untuk tetap di rumah sampai menunggu kelar vaksin kedua di pertengahan bulan September. Awalnya kami berencana kemah di Gunung Kencana, yang lokasinya satu kawasan dengan Telaga Saat dan Telaga Warna di Cisarua Bogor. Sekitar seminggu sebelum berangkat kami dapat info kalau trek ke sana biasa saja. Lalu entah kenapa saat itu saya langsung teringat dengan Ranca Upas.
Your cheap flight ticket is on your hands now. I said cheap because we usually book the flight months before the trip. The next thing to do is planning your trip. Sometimes, creating itinerary is so much fun that you'll be more excited even before going to your destination trip. Thus booking your lodging is one of the trip plan.
I started to love exploring places when joining URAL, an extracurricular activity in my senior high school focusing on nature and environmentalist. As time goes by, I love taking photos of places I visited as well. At first, it is just to record the detail of the trip. Taking photo is much easier and quicker than writing down the information we get while we explored.
Airport, terminal and train station will be the starting line before we travel. Maybe they are just stopover places and we don’t take photos of them. For example, KLIA Kuala Lumpur International Airport, I’ve been there many times as a stopover before continuing to other destination countries (I am Air Asia cheap flight hunter). There is no special feeling for this place other than as a stopover.
| 11 hours of transit in KLIA before continuing the flight to Amsterdam (2016) |
![]() |
| Source image here |
It's been a tough year for all of us. Especially for someone who likes to go outside and explores around. I talked about my self of course. But now I will tell you a story of my last trip with my little brother, Nibras, the boy I adore so much. My sisters and I called him Ibas since he was born because his name is uncommon, and it is easier to call him Ibas.





