Berburu Piring Keramik di Depok

August 14, 2019


Dulu jaman masih bujang, suka banget beliin mama piring keramik karena beliau memang suka mengoleksi peralatan makan dari bahan keramik. Pada saat kuliah di Bandung (tahun 2007 - 2012), saya biasanya beli di mobil pickup yang kerap parkir di Jalan Cisangkuy, samping Taman Lansia. Dengan harga 15.000 - 25.000 rupiah sudah bisa dapat satu piring saji besar atau mangkuk lauk besar yang kemudian saya bawa ke Jakarta. Beliau senang nya bukan main. Sebagian digunakan untuk sehari-hari dan sebagian masih beliau simpan. 

Ini bukan koleksi Emak saya ya, ini di Gudang Keramik Depok
Ini juga, hehehe.
Dan ternyata hobi itu menurun ke saya sekarang, walaupun masih mikir setelah membaca buku Goodbye Things karya Fumio Sasaki (baru sampai halaman 70-an tapi sudah mulai ngefek). Sekarang saya sudah nggak pernah lagi tamasya ke Kedaung Home, produsen perabotan gelas dan keramik di Indonesia yang toko nya suka buat bazaar buat menarik perhatian ibu-ibu muda seperti saya ini.
Katakan tidak pada gelas keramik
Karena piring keramik yang dibeli di toko harganya terbilang tidak murah (lebih murah beling) dan saya adalah tipe yang dengan mudah memecahkan gelas, jadi saya hanya membeli piring atau mangkuk keramik untuk makan sehari-hari saja. Untuk gelas saja saya lebih suka yang berbahan seng atau biasanya disebut enamel. 

Kebetulan, seminggu yang lalu, setelah mengajak mama sarapan ke Cimory Riverside di Bogor (serius cuma numpang sarapan aja karena pemandangannya seger, tapi makanannya nggak begitu enak), pulangnya kami mampir ke Gudang Keramik di Depok. Saya menyebutnya Gudang Keramik karena nggak ada namanya. Saya dapat info tempat ini dari utas di Twitter, cuma iseng aja, dari Bogor lewat tol Jagorawi, kami keluar lewat pintu Tol Cisalak/Margonda/Depok. Kemudian langsung putar balik, lalu sekitar 600m dari sana sampai lah kami di gudang tersebut. 

Mama sama Choir lagi muter-muter
Begitu berbinar-binar mata mama melihat piring-piring cantik ditumpuk dan digelar begitu saja di depan gudang. Tapi sayang nya sedang mati lampu, jadi ngga semua piring bisa keliahatan dengan jelas. Ingat mati lampu selama 2 hari di Jakarta tanggal 4-5 Agustus kemarin? Nah pas lagi pemadaman Jakarta itu lah kita pas lagi di sini. 

Ini harganya 25.000-an, yang nanti nya dipotong sama bapaknya jadi 20.000
Saya sempat tertawa geli, karena beberapa mangkuk dan piring merk Colorwave sudah di koleksi si mama. Tapi kata mama harga nya lebih mahal di sini. Yaiyalah, mama beli nya tahun kapan. Hahaha. Mama pun mengantongi 5 piring saji besar dan 1 piring sedang. "Mama beli yang merah nih, buat gantiin piring yang kakak beliin dipecahin kucing." Memang aku pernah beliin yang warna merah ya, seketika aku lupa dan baru ingat besokannya. 

Kata kunci di google map: byzanthium kuchen curug. Lokasi nya sebelahan dengan Byzanthium Kuchen. Keliatan banget gudang nya tepat didepan lorong jalan layang tol. 

My favourite. Si mangkuk kuning ini biasanya buat makan ramen sama sarapan oat.
Model nya Jepang banget, untuk cemilan atau hidangan pelengkap
Koleksi saya baru ini saja kok
Saya membawa pulang 3 piring saji sedang, 2 mangkuk dan 1 piring saji besar yang ditotal hanya 110.000 rupiah saja ya buibu. Corak nya pun bikin gemas, jadi kepingin masak yang unyu-unyu terus di foto. 

Untuk harga nya menurut saya masih sangat terjangkau untuk ibu-ibu. Jangan dibandingkan dengan yang ada di toko-toko keramik asli yang harganya bisa 3-5 kali lipat. Untuk piring saji besar harga nya 30.000 rupiah, yang mana nanti pas penghitungan total tiap pcs nya dikurangi 5.000 sama si Bapak tanpa perlu kita menawar. Piring sedang seukuran piring makan harga nya 20.000. Untuk piring besar lain yang bentuk nya kotak dan berukuran besar biasanya dihargai diatas 100.000 rupiah, dan untuk Set (piring, mangkuk dan gelas dengan tema sama) dihargai diatas 250.000. Buat kado nikahan cantik banget ya, tinggal bawa ke tukang parcel di Mayestik.

Senangnya melihat mama tersenyum bahagia  padahal cuma diajak sarapan di pinggir sungai sama lihat piring-piring keramik. Setelah satu setengah bulan nggak kemana-mana karena harus rehab pasca operasi. Sekarang mama sudah strong lagi, yuk jalan-jalan ke Kedaung!

You Might Also Like

2 comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Ihhhh jadi pengeeenn! Piring gw kadoan semua dan bonus beli sabun wkwk.. bukan yg cakep klo di foto jadi pengen ��
    Reply

    ReplyDelete